Cahaya Ilahi di Hati Wanita Pezina dan Pembunuh (Bagian Terakhir)

By Admin Mediaummat | 06 July 2023 21:50:46 | 169 | 0
Gambar oleh kemenag.or.id
Gambar oleh kemenag.or.id

 

 

Sesudah mendengar ceritaku, Rasulullah SAW kemudian berkata, "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Demi Allah, engkau telah celaka dan mencelakakan orang lain. Bagaimana pendapatmu tentang ayat ini .

'Dan orang-orang yang tidak memperdekutukan Allah dengan sembahan lain dan tidak membunuh orang yang diharamkan bAllah kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina; dan barang siapa melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat hukuman yang berat, (yakni) akan dilipatgandakan azab untuknya pada hari Kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, kecuali orang-orang yang bertaubat dan beriman dan mengerjakan kebajikan; maka kejahatan nereka diganti Allah dengan kebaikan. Allah Maha Pengampun Maha Penyayang." (Al- Furqaan : 68-70)

Setelah mendengar sabda Rasulullah SAW tersebut, aku langsung pergi dari hadapannya. Sambil berdiri di jalanan kota Madinah aku mencari wanita yang menemuiku semalam. Aku bertanya kepada setiap orang yanh aku temui tentang keberadaan wanita itu, sampai akhirnya aku bertanya pada sekumpulan orang "siapa yang dapat menunjukkanku seorang wanita yang semalam bertanya kepadaku tentang masalah begini dan begini?" Sikapku dalam mencari wanita itu telah mengundang keheranan anak-anak kecil, sampai mereka berkata, 'Abu Hurairah telah gila!'

Akhirnya pada suatu malam aku berhasil menemukannya di suatu tempat, lalu aku memberitahukannya tentang perkataan Rasulullah SAW, bahwa ia bisa bertaubat untuk menebus dosa-dosanya. Kabar yang aku bawa ini telah menggembirakan hatinya, sampai ia menjerit kegirangan. Kemudian ia berkata kepadaku, "Aku memiliki sebidang kebun yang akan aku sedekahkan kepada kaum Muslimin untuk menebus dosaku!"

Wanita pezina itu akhirnya bertaubat kepada Allah dengan sungguh-sungguh ban penuh penyesalan. Ia senantiasa memperbaiki amal ibadahnya sampai ajal menjemputnya.

TAG